Lelaki mana yang tidak mengidamkan seorang istri saat masih melajang di usia 40 tahun. Demikian juga dengan Sumanto. Pria yang pernah tenar gara-gara memakan mayat manusia itu, kini sangat mendambakan seorang pendamping hidup.

Kriteria yang diberikan pria kelahiran Purbalingga 3 Maret 1972 ini pun tidak neko-neko. Dia hanya ingin menikahi wanita saleha. "Tapi, kalau diberi yang seperti Dewi Persik, ya tidak akan menolak," ujar Sumanto sambil tersipu malu.

Sumanto kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Mental dan Narkoba milik Haji Supono Mustajab, Desa Bungkanel Kecamatan Karanganyar Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (25/7).

Haji Supono Mustajab, pemilik Rumah Sakit Mental yang sudah mengurus Sumanto sejak tujuh tahun lalu mengatakan, sebulan terakhir ini Sumanto sering merengek kepadanya agar segera dicarikan istri.

"Waduh, kalau sedang tidak ada kegiatan, pasti ia akan merengek terus," cerita Mustajab.

Mustajab sendiri mengaku, saat memberikan ceramah dia sudah berkali-kali menawarkan kepada jamaahnya, siapa yang mau menjadi istri Sumanto. Namun hingga saat ini, belum ada yang mau menerima tawaran tersebut.

Padahal, kata dia, siapa pun yang menjadi istri Sumanto bisa menjadi orang terkenal. Selain itu, honor yang diterima Sumanto saat pengajian juga diperkirakan akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bayangkan, setiap kali pengajian yang dihadiri Sumanto sumbangan bisa terkumpul bisa sampai Rp 20 juta. Honor Sumanto per kali ‘pentas’ Rp 500 ribu. Selebihnya disumbangkan untuk biaya pembangunan masjid.

Meski dengan iming-iming yang wah, nampaknya belum ada wanita yang tertarik dengan ‘tantangan’ itu. Pernah suatu hari Supono menawarkan pada Sumanto seorang perempuan yang bersedia dijadikan calon istri. Tapi dengan cepat Sumanto justru menolak tawaran itu lantaran usia perempuan itu sudah 60 tahun.

"Ya ajalah, mengko bar kawin langsung mati (ya janganlah, nanti setelah menikah bisa langsung meninggal)," ujar Supono menirukan ucapan Sumanto kala itu.

Sumanto juga pernah mogok makan satu pekan gara-gara ditolak keluarganya saat minta doa restu agar niatannya memperoleh istri bisa kesampaian. Bukannya mendapatkan restu, ibu dan adiknya bahkan kabur karena ketakutan.

Meski demikian, pencarian eks-kanibal yang pernah dihukum lima tahun penjara terhadap pendamping hidup takkan pernah surut. "Ora susah sing ayu, sing penting bisa ngurus inyong karo anak-anak ku (tidak harus cantik, yang penting bisa mengurusku dan anak-anak ku)," ujarnya dengan nada merengek.

Rengekan Sumanto pun sudah sampai di telinga wanita-wanita lajang yang tinggal di sekitar rumah sakit itu. Namun, apa tanggapan mereka?

"Wah ya takut Mas, kalau nanti dimakan gimana," ujar Siti, salah satu tetangganya. Hmmm..kalau begini siapa yang berani kawin dengan Sumanto?
sumber

Jangan lupa di like dan Follow Twitter | @osserem

   

0 komentar:

Post a Comment

Anda sopan saya segan..Titip Alamat blog anda disini pasti akan saya kunjungi balik

 
Top