Gigi berlubang merupakan salah satu penyakit yang paling umum di seluruh dunia. Lubang gigi juga dikenal sebagai kerusakan gigi atau karies gigi. Lakukan cara-cara berikut ini agar gigi tak cepat berlubang.

Karies gigi adalah infeksi bakteri yang menyebabkan demineralisasi jaringan keras, yaitu enamel, dentin dan sementum, serta perusakan materi organik gigi. Kerusakan tersebut biasanya oleh karena produksi asam oleh bakteri dari akumulasi sisa-sisa makanan pada permukaan gigi.

Jika demineralisasi melebihi remineralisasi oleh air liur atau faktor lain seperti dari kalsium, pasta gigi fluoride, maka akan menghasilkan karies gigi. Kelompok bakteri yang bertanggung jawab untuk memulai karies, yaitu Streptococcus mutans dan Lactobacillus.

Kerusakan gigi disebabkan oleh jenis tertentu dari bakteri penghasil asam yang menyebabkan kerusakan dari karbohidrat yang difermentasi seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Kandungan mineral gigi sensitif terhadap kenaikan keasaman dari produksi asam laktat.

Oleh karena hal tersebut berbagai makanan yang mengandung karbohidrat dan gula dapat meningkatkan risiko gigi berlubang. Tergantung pada tingkat kerusakan gigi, berbagai perawatan dapat digunakan untuk mengembalikan gigi ke bentuk yang tepat, fungsi, dan estetika.

Berbagai jenis makanan yang mengandung karbohidrat dan gula memang sulit dihindari. Karena berbagai makanan sehari-hari biasanya mengandung karbohidrat dan gula. Para ahli menganjurkan langkah-langkah pencegahan dan profilaksis, seperti kebersihan mulut yang teratur dan modifikasi diet untuk menghindari gigi berlubang.

American Dental Association menyaranakan cara untuk membantu melindungi gigi agar tetap sehat seperti dikutip dari EverydayHealth, Jumat (20/1/2012) antara lain:

1. Makan diet yang sehat dan seimbang, serta bergizi.

2. Minum banyak air sepanjang hari.

3. Membatasi ngemil makanan ringan di antara waktu makan, dan pastikan setiap makanan yang dikonsumsi rendah gula.

4. Mencatat makanan yang dikonsumsi dalam seminggu, dan memperhatikan jumlah dan frekuensi mengonsumsi makanan manis.

5. Sikat gigi setidaknya dua kali setiap hari, dan menggunakan benang gigi (flossing) untuk membersihkan sisa makanan di gigi setiap hari.

6. Mengunjungi dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.

0 komentar:

Post a Comment

Anda sopan saya segan..Titip Alamat blog anda disini pasti akan saya kunjungi balik

 
Top